Showing posts with label internet. Show all posts
Showing posts with label internet. Show all posts

Cara Menyematkan Nama Usaha di Google Maps

06 December 2019 | comments (1)

Buat yang punya bisnis offline, salah satu cara mudah nampilin tempat usaha kita di google maps adalah dengan mendaftarkannya ke Google.

Caranya gampang kok 😍

1. Buka aplikasi Google Maps

2. Klik tanda garis tiga di pojok kiri atas.


3. Pilih 'Add a Missing Place':


4. Nanti muncul tampilan seperti berikut. Isi aja formnya sesuai pertanyaan.


Klik 'update location on map', nanti geser aja tanda merah ke arah alamat yang ingin kita daftarkan.

5. Kalo sudah selesai semua, klik gambar di pojok kanan atas.


Udah deh, selesai. Tinggal nunggu konfirmasi dari google via imel, kalau alamat kita sudah terdaftar di google maps.



Tentang "Klik LIKE" di fesbuk

24 November 2013 | comments



Lagi, kejadian di fb. Habis baca di sini. Tentang penyalahgunaan foto. Ya, jaman sekarang, di saat banyak orang dengan mudahnya memajang foto-foto pribadi dengan posisi wajah yang sangat jelas...ya ngga heran, kalo sampe dengan mudah bisa dengan semena-mena dicuri oleh orang yang 'sakit'.

Pun tentang jual beli "LIKE" yang ada di fb, atau follower yang ada di twitter. Sampe bengong baca kasusnya di sini. Makanya saya ngga suka obral LIKE, kecuali bener-bener untuk status, foto, komentar yang saya suka. Kan biasanya ada tuh, yang statusnya tentang nasehat agama, atau fotonya unik, tapi di bawahnya ada perintah untuk menekan tombol LIKE. Yang parah sih, pake ancaman, kalo ngga tekan LIKE, berarti kita bukan orang baik, or bakal kena kutukan bla..bla..bla. Wah, kalo ini ketahuan banget deh, yang nyebar kemungkinan besar si pelaku jual beli LIKE ituh !!! Huh, menyebalkan.

Jadi hati-hati ya pemirsa. Jangan sampai terjebak dengan perangkap-perangkap yang ada di fb or twitter. Mudah-mudahan ngga ada yang ngalamin kejadian kayak link yang saya sebutin di atas. Jangan sampe deh !!!

*********************

gambar dari sini

12 negara dengan koneksi internet tercepat

16 December 2009 | comments (3)

 Alhamdulillah, sempat ngerasain kecepatan supernya internet di Jepang, sampai mabok....^-^ Lihat kecepatannya di gambar sebelah. Mantep banget deh. Jarang banget ngeliat gambar loading, saking expressnya :) Buka youtube berapa jendela sekaligus, teteuupp lancaaaarrrr.....
Ngga heran kalau Jepang termasuk dalam daftar negara yang memiliki koneksi internet tercepat. Posisi kedua boo !!
Di bawah ini saya selipin artikel yang khusus membahas perbandingan kecepatan internet dan kemudahan mengakses dari sisi biaya maupun jenis koneksi.
Douzo...yonde kudasai..(met baca :D)

===================================================================
12 negara dengan koneksi internet tercepat
 *dicopas dari sini 

Tiap tahun jumlah pengguna internet di dunia meningkat pesat dan diiringin dengan perkembangan teknologi yang mendampinginnya  (Baca: Daftar Jumlah Pengguna Internet Dunia 1995-2008.) Peningkatan ini terjadi karena  internet memiliki pengaruh yang besar terhadap perkembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, sains, informasi up to date, relasi (situs jejaring), hingga ekonomi, bisnis,  politik dan religi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet atau lebih dikenal e-commerce.
Besarnya pengaruh (sisi positif) internet membuat negara-negara maju berlomba memperbesar infrastruktur, jaringan dan teknologi internet. Bagi pemerintah bersama stakeholder (provider/operator) negara-negara maju, mereka telah memperbesar kecepatan internet hingga angka fantastis bila dibanding dengan negara seperti Indonesia. Adalah negara Korea Selatan yang menjadi negara dengan akses internet tercepat, yang disusul Jepang.
Berikut 12 Negara (Wilayah) dengan kecepatan Internet tertinggi
Rank Negara Kecepatan Akses
1 Korea Selatan 21,71 Mb/s
2 Jepang 16.00 Mb/s
3 Aland Island 15.02 Mb/s
4 Lithuania 13.44 Mb/s
5 Latvia 13.35 Mb/s
6 Swedia 13.26 Mb/s
7 Romania 12.85 Mb/s
8 Belanda 12.32 Mb/s
9 Bulgaria 12.02 Mb/s
10 Republik Moldova 10.00 Mb/s
11 Hong Kong (China) 9.52 Mb/s
12 Slovakia 8.92 Mb/s
28 Amerika Serikat 5.1 Mb/s (Update)
138 Indonesia 1.21 Mb/s
Sumber : Speedtest (Update 14 Okt 2009)
Tabel diatas menunjukkan kecepatan rata-rata akses internet yang berhasil diolah oleh speedtest.net.  Dari kecepatan tersebut, maka waktu rata-rata untuk mengakses sebuah situs di Korea atau Jepang hanya dibutuh waktu hitungan detik. Hal yang berbeda dengan Indonesia, yang membutuh waktu beberapa detik hingga belasan bahkan puluhan detik.

Internet di Indonesia : Sudah Lemot, Mahal Pula

Kecepatan yang Lemot
Dari data kecepatan internet dunia, maka kecepatan internet di Indonesia termasuk yang cukup buruk dibanding dengan negara-negara dunia, bahkan di Asia. Dari sekitar 200-an  negara + wilayah negara khusus (seperti Hongkong, Macau), Indonesia berada diposisi ke-138 dalam kategori kecepatan akses (khususnya download) internet. Kecepatan internet Indonesia jauh dibawah Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China dan Singapura.
Ketika kecepatan akses internet di Jepang mencapai belasan hingga puluhan Mbps, kecepatan internet Indonesia hanya mencapai ratusan kbps saja. Angka kecil itupun kebanyakan diperoleh melalui fasilitas umum seperti warnet, cybercafe, hotspot, kampus atau kantor. Dan sejak ‘demam facebook’ menyerang Indonesia, fasilitas blackberry, iphone, atau ponsel internetan menjadi salah satu sarana pendongkrak aksesbilitas internet di Indonesia.
Sebagai perbandingan, saya akan tampilkan kecepatan akses internet di Indonesia dibanding Jepang. Data ini saya peroleh dari sharing rekan-rekan kaskuser Indonesia yang berada di Jepang.
Berikut adalah kecepatan internet di Jepang (rekan-rekan Kaskus’ers di Jepang).
Sampling Kecepatan Internet di Jepang
KKDI Corporation
NTT Communications
Chugoku Shikoku Internet
Softbank BB Corp
Bandingkan dengan kecepatan internet di Indonesia.
Sampling Kecepatan Internet di Indonesia
Internet Smart Paket Biasa
Link to this image to share your results
Telkom Speedy
Indosat 3G
Dari dua tabel di atas, kita tentu cukup ‘iri’ melihat kecepatan akses internet di Jepang. Dan mungkin…..orang Jepang juga cukup ‘iri’ dengan kesabaran orang Indonesia dalam mengakses internet. Lalu, apakah dengan kecepatan akses yang begitu di Jepang berimplikasi pada tingginya biaya internetan-nya?
Sudah Lemot, Mahal Pula
Para netter Indonesia saat ini dan mungkin beberapa tahun lagi masih cukup malang. Selain kecepatan yang cukup lemot, ternyata biaya layanan internet di Indonesia cukup mahal. Dengan kecepatan rata-rata 256 kbps, para pengguna internet Indonesia harus membayar sekitar Rp 150.000 per bulan (asumsi kuota internet unlimited). Ini  berarti biaya akses internet Indonesia Rp 585.000/Mbps/bulan. Bagaimana dengan Jepang?
Dengan menikmati kecepatan rata-rata 15 Mbps, netter Jepang hanya merogoh sekitar 5000-6000 yen per bulan atau sekitar Rp 450.000 hingga Rp 550.000 per bulan. Angka ini sama dengan Rp 33.000/Mbps/bulan. Dari angka absolut saja, biaya internet Indonesia 17 kali lebih mahal dibanding Jepang. Ini belum dihitung daya beli masyarakat Jepang yang sangat tinggi.
Dengan memperhitung daya beli masyarakat Jepang dan income per capitanya terhadap Indonesia, maka perbandingan biaya internet terhadap layanan Indonesia memang sangat buruk. Dengan income per kapita 16 kali lebih besar daripada penduduk Indonesia, orang Jepang menikmati akses internet sekitar 1/250 lebih murah dengan Indonesia. Angka ini berasal dari hitungan kasar saya : Biaya per Mbps/bulan X perbandingan income perkapita (17×16=272, dan saya bulatkan 250 kali). Jadi, biaya internet Indonesia sekitar 250 kali lebih mahal dibanding Jepang.

Rakyat Harus Bicara dan Melek

Buruknya layanan internet di Indonesia harus disadari oleh rakyat Indonesia. Rakyat Indonesia harus melek informasi bahwa rakyat kita masih sangat sulit untuk mendapat informasi. Sudah sulit, mahal pula. Itulah informasi yang harus masyarakat tahu. Jika masyarakat tidak tahu, maka pemerintah + stakeholder akan ongkang-angking membiarkan masyarakat kesulitan akses internet. Sistem tarif internet kita saat ini, sama dengan kasus perbandingan tarif telekomunikasi  2004 vs 2009. Yang mana sebelum tahun  2006, tarif telekomunikasi kita sangat tinggi. Dengan prediksi yang sama, maka dalam waktu 3-5 tahun kedepan, tarif internet semestinya sudah turun hingga 90%.
Sistem monopoli (sudah berkurang), minimnya konten/server lokal (dalam negeri) merupakan dua faktor utama yang menyebabkan “lemot”-nya layanan internet kita. Faktor penyebab lain adalah jaringan back-bone di Indonesia yang masih terbatas. Khusus faktor ke-2 yakni konten/server lokal harus menjadi perhatian kita bersama. Mayoritas akses internet di Indonesia tertuju pada konten atau server-server yang berada di Amerika, dan ini menyebabkan bandwith kita banyak tersedot ke Amerika. Sedangkan harga bandwith itu sendiri cukuplah mahal. Hal ini hanya bisa kita tekan dan atasi dengan menggalakkan server lokal. Jadi, jika anda memiliki Website, Webblog, atau sejenisnya, sebaiknya memilih hosting yang servernya berada di Indonesia. Cara ini akan mempercepat akses internet kita, setidaknya mengurangi routine sistem internet yang jaring- berjaring.
Sedangkan faktor infrastruktur dari stakeholder dan regulasi dari pemerintah merupakan PR besar bagi pemerintah serta operator di Indonesia. Dan mestinya pemerintah kita tanggap melihat keterbelakangan internet di Indonesia. Dan bila sebagian rakyat Indonesia bisa menyadari bahwa layanan internet merupakan salah satu layanan utama (sama pentinganya dengan listrik, air atau BBM), maka rakyat bisa mendesak pemerintah memprioritas pembangunan ini. Hanya saja, sebagian besar masyarakat belum memiliki paradigma bahwa internet itu penting. Sebagian masyarakat kita masih memandang serta memanfaatkan internet sebatas buka facebook, chatting atau buka situs-situs porno. Lihat saja ini : 6 Situs Porno yang Paling Banyak diakses di Indonesia. Cukup prihatin… kontribusi perkembangan internet Indonesia terbesar bukan karena perkembangan akses informasi dan ilmu pengetahuan, namun karena akses facebook (+chatting) atau ‘3gp’.

Ngubekin foto

28 May 2009 | comments (6)

Kebutuhan ngubek...eh mengedit foto digital, saat ini menjadi penting, kalau ngga mau didemo banyak orang...hehe. Iyalah, rata2 foto yang kita ambil dari kamera, itu ukurannya besaaaarr sekali. Dan untuk mengupload, atau menempatkannya di internet, entah di imel ato di situs, perlu waktu yang lamaaaaa sekali.
Untuk melihatnya juga perlu waktu,...ya karena itu tadi, data yang harus ditampilkan di layar, menyerap energi yang banyaaaakkk sekali untuk ditampilin.
Walhasil kita ataupun fans kita (hihi)  jadi sebel bin bete, karena urusan ngupload/download foto ini.
 
Sebenarnya ada cara mudah untuk mengecilkan ukuran foto/gambar yang kita miliki.
Di internet, tersedia banyaaaaaaakkk (a-nya banyak banget yak) software untuk mengedit gambar.
Software ini terbagi dua:
 
1. Online
Kita tidak perlu menginstall software ini krn web based (dah tersedia di web gituuu).
Cukup upload foto yang mau diedit, lalu edit sesuai yang diinginkan,
yg mo digunting, dihias, diwarnain, dikecilin, pokoknya terserah kita. Dalam waktu singkat, foto yang kita inginkan dah jadi :)
Ada untung ruginya menggunakan software online ini.
Enaknya, ya itu tadi, kita ga perlu nginstall. Ngga repot. Dan ngga ngabisin space komputer kita.
Ngga enaknya, yaaa....jejak foto kita tadi, akan tersimpan di server penyedia software tadi.
Tapi kalau merasa ok-ok aja, its fine.
Oiya, satu lagi ga enaknya, kalau koneksi internet kita termasuk yang lelet mode, yaaa.... siap-siap aja begadang semalaman (maap, agak hiperbola) nunggu proses ngeditnya selesai :D
 
Ini beberapa linknya:
http://pixenate.com/ --> ini top punya :)
http://www.gifworks.com/image_editor.html --> bisanya utk format GIF aja
http://www.phixr.com/ --> bisa utk semua format
 
Tapi, kalau cuma mo ngecilin, tanpa ngedit foto, mendingan pake yg ini:
 
2. Ngga online (hehe, bingung nyari istilahnya :D)
Naah, ini kudu diinstall. Ada yg gratis, dan ada yg ga gratis. Disini saya sebutin yg gratis aja ye.
Untung ruginya, ya kebalikan dari software online tadi.
Eh, ada tambahan keuntungan.
Kalo satu saat, internet kita terputus, kita tetap bisa ngedit foto/gambar yang kita miliki :)
 
http://picasa.google.com/ (ini punya om google, tapi ati2...sizenya besaaaaar sekaleeee)
http://www.snapfiles.com/get/pixia.html (yg ini ga terlalu gede, dah gitu made in japan lagi :D)
 
Ok...dah siap2 ngedit foto????

Me and computer..

23 July 2005 | comments

Pertama kali berkenalan dengan si kompie, pas masih SD, di rumah sepupu, utk main game doang. Itupun masih versi baheula, yg monitornya cuma 2 warna, alias item putih doang..hihi.
Berikutnya, pas SMA, pas kebetulan di sekolah ada pelajaran komputer, apalagi kalo bukan WS sama..duh apalagi yah...hihi dah lupa. Pokoknya bedanya ama mesin tik, ga jauh2 amat..^-^

Nah, beberapa tahun kemudian, setelah masuk kuliah, dah mulai ngelirik2 komputer, apalagi kalo di pameran2. Jaman itu, internet dah ada, dan program2 yg ada dah makin canggih,...ujung2nya minta beliin ama ortu ^_^..kan alasannya buat ngetik skripsi...hihi.

Abis itu ?? Yah, komputer masih jadi tempat buat maen games, or sekedar nulis proposal. Internet ?? huaa masih jauh, harganya masih jauh di atas awan. Akhirnya internet hanya bisa diakses dari pameran ke pameran...gratis ini ^_^
Selain itu, artikel2 seputar komputer n internet, jadi bahan koleksian. Juga buku2 seputar komputer. Sayang, setelah mulai bekerja, dah jarang berhubungan sama kompie.

Interaksi sama kompie, makin mesra, setelah nikah n hijrah ke jepang. Walopun interaksinya masih seputar per-email-an. Waktu itu, akses internet masih menggunakan sistem dial-up. Jadi agak mikir2 juga, kalo kelamaan pake internet, khawatir aja kalo ada yg nelpon..kagak bisa masuk :(

Tahun 2001, ADSL sudah mulai muncul. Dan disinilah babak baru hubungan yg makin erat dgn si kompie, dimulai. Waktu itu, si kecil masih bayi sekian bulan, yg waktu bobonya masih byk. Jadinya waktu senggang pun masih byk....dan walhasil lbh banyak disita di depan si kompie. Tadinya sih cuma berselancar ngeliat situs2 berita, majalah, sampai situs personal. Lama2 kok jadi kagum dan penasaran, gimana caranya bikin situs. Akhirnya mulai deh ngegoogling, cari cara instan how to make a web. Beberapa ketemu, tapi ga puas, ..soalnya pake machine, jadi ga bisa berekspresi sepuasnya.

Akhirnya mutusin, kudu belajar HTML dulu nih. Yang ga terlupakan, referensi dari si Lissa...bocah SD di amrik yg bikin easy tutorial seputar html. Selanjutnya, jadi kepikir pake software yg gampang,...tadinya coba pake coffee cup, dll, smp beralih ke frontpage.

Ternyata pake frontpage tuh easy bgt, persis seperti ngoperasiin ms word. Dlm waktu singkat, situs pun bisa selesai ^_^. Hasil eksperimen pertama, adalah situs ummahattokyo...
Sampai di sini, sebagai amatiran yg baru bgt belajar HTML, saya masih tertantang belajar lebih banyaaaaaakkk lagi, sama program2 yg berhubungan sama HTML.  Walopun frontpage mudah, tapi masih banyak kekurangannya. Terutama buat kita yg pengen mendalami kode2 HTML secara mendalam. Nyari2 di internet, ternyata Dreamweaver MX, adl salah satu software yang sangat populer utk ngedit kode2. Apalagi ini software juga mensupport berbagai macam bhs pemograman, dari Javascript, PHP, ASP, dll.
Awalnya memang sulit. Tapi lama2 jadi biasa...malah terlanjur cinta dan ga mau beralih ke lain software...uhuy :D

Abis Dreamweaver, saya jadi tertantang lagi pengen belajar software2 lainnya yg diperlukan untuk ngedisain web.
Yang pertama, saya pelajari adl software yg berkaitan dgn image editor. Di sini yg saya pake Adobe Photoshop. Dgn software ini saya bisa ngedit image, ngedesign background, menu dan button. Alhamdulillah, saya jadi bisa berkreasi lebih banyak dengan si Adobe.

Beberapa template saya bikin, ..walopun sebagian besar nongkrong dengan manis di dalam folder. Pengennya sih dikomersilin..hehe, tapi ntar deh, belum pede ^-^
Setelah itu, saya mulai merasa boring dengan situs yg statik yg sudah saya buat. Pengennya yg lbh interaktif gitu loh...alias lebih bernyawa...cieeee :D
Lihat sana sini, and surfing ke beberapa situs interaktif, ternyata PHP salah satu bahasa program yg banyak digunakan untuk situs2 tersebut. Dari sini, saya kembali mbuletin tekad, bahwa saya harus bisa ngulikin si PHP ini....yoooosshh.

Melalui referensi situs2 tutorial PHP yg ada di internet, juga buku2 yg sempet saya beli, dan sekilas ngikutin short course online  **sekilas, krn saya byk absennya :D
akhirnya, dengan perjuangan yang amat sangat melelahkan, serta diiringi pengorbanan dari rakyat tak berdosa yang hidup serumah dengan saya **duuuh bahasanya #_# ......
saya pun berhasil mengerti, seperti apa si PHP ini hrs ditaklukkan... **gubrak
Maksudnye, pendekatannya gitu loh :)
Sebab utk tipe emak2 kyk saya yg dah lama ga makan bangku sekolah (kok bangku dimakan sih :D) jelas amaaaatt sangaaaat sulit walau sekedar membaca script2 kode PHP tsb, gitu loohhh !! Makanya, spy ga keriting2 bgt, saya pake teknik yg laen drpd yg laen.
Teknik ala emak2...hihihi, yaitu, easy going aja alias maju terus pantang mundur ama si PHP ini. Spy nyenengin diri, saya melototin, ngetikin, ngetes, ngupload, n ngaplikasiin sang script ini berulang2 teruuusss, walau cobaan berupa error selalu datang menerpa...
**Yang penting di samping saya, ada sang coklat yg setia menemani....hehehehe
Walopun berulang2  ngalamin error, saya malah makin tertantang n penasaran, sampe2 kebawa mimpi segala sama script2 ini :D
Dan, sekalinya berhasil, wuaaaahhhh.....bahagiaaaaaaa banget....

Puas ?? Not yet sodara2. Saya masih penasaran sama yg lainnya :D
Bosen dgn PHP, saya jadi tertarik ngeliat situs2 dengan hiasan flash yg menggoda..uhuy :)
Saya pun mulai berselancar lagi, nyari referensi kanan kiri depan belakang, melalui internet :D
Ternyata utk Flash, ada 2 software yg populer, Macromedia Flash MX (masih sodaranya Dreamweaver deeesu :D ) dan Swish Max.
Dua-duanya saya pelajarin secara membabi buta, krn ga sabaran pengen cepet2 nguasain :D
Dan seperti biasa, semangat saya yg menyeramkan ini, kembali diiringin dengan pengorbanan umat2 serumah #_#.
** mau tau jenis pengorbanan mereka ?? makan seadanya, alias 3 sehat 4 sempurna dah syukur banget..hihi. Tidur ga ditemenin krn ditinggalin begadang....:D , wah byk lagi deh, ampe jadi sedih sendiri sebenarnya -_-

Kembali ke Flash cs, ternyata kedua2nya memang top. Cuma untuk tipe yg ga sabaran kayak saya, Swish MX sementara jadi unggulan :D
Selain penggunaannya mudah, efek yg dihasilkan juga mantep euy.

Pffiuuuh, ngomongin komputer emang kagak ada matinye sodara2...^-^.
Jadi untuk sementara saya cukupin di sini dulu deh.
Kapan2 disambung lagi ye....di edisi yg laen, tapi kalo inget :D
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Refleksi Kehidupan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger